PENGARUH GAYA BERPIKIR KONVERGEN DAN DIVERGEN TERHADAP KEMAMPUAN KOMPUTASI SISWA PADA SOAL HOTS KONTEN ALJABAR
DOI:
https://doi.org/10.32682/erf04t98Keywords:
berpikir komputasi matematis, gaya berpikir konvergen, gaya berpikir divergen, soal HOTS aljabarAbstract
Kemampuan berpikir komputasi (computational thinking) menjadi salah satu kompetensi esensial abad ke-21 yang harus diintegrasikan dalam pembelajaran matematika, khususnya dalam memecahkan soal aljabar tipe Higher Order Thinking Skills (HOTS). Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh gaya berpikir konvergen dan divergen terhadap kemampuan berpikir komputasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal aljabar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif asosiatif kausal dengan desain ex-post facto. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Ngadiluwih, dengan sampel sebanyak 30 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari angket gaya berpikir (konvergen dan divergen) serta tes uraian berpikir komputasi materi aljabar tipe HOTS yang mengukur pilar dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan perancangan algoritma. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear berganda berbantuan IBM SPSS Statistics 26 pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) gaya berpikir konvergen secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir komputasi 44,926 (2) gaya berpikir divergen secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir komputasi ; dan (3) gaya berpikir konvergen dan divergen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir komputasi dengan kontribusi pengaruh (R Square) sebesar Temuan ini mengindikasikan bahwa performa berpikir komputasi matematis yang optimal dicapai melalui orkestrasi kognitif yang seimbang antara penalaran logis-linier (konvergen) dan fleksibilitas kreatif (divergen). Implikasi praktis dari penelitian ini menekankan pentingnya guru menerapkan pembelajaran terdiferensiasi untuk memfasilitasi keragaman gaya berpikir siswa.
.png)
